Oleh: Brigita Lestari

Haloo… Aku Brigita Lestari dari Gereja St. Fransiskus Xaverius, Paroki Tanjung Priok.
Saat Temu Kaum Muda Vinsensian (TKMV) 2022, aku mewakili Orang Muda Katolik (OMK) Santo Fransiskus Xaverius, Priok dan Serikat Santo Visensius (SSV) Santo Benediktus, Jakarta.
Di awal September lalu saya amat bersuka-cita karena dapat berpartisipasi dalam TKMV tahun ini. Selama 3 hari, 2 malam kami melewati hari-hari penuh makna seperti halnya bertemu dengan pribadi baru, mengenal budaya baru, serta menelaah ajaran iman tentang kebaikan yang baru juga.
Saya begitu tersentuh saat sesi exposure, dimana kita sebagai sesama manusia dapat saling belajar satu sama lain dan berkomunikasi dengan warga lokal.
Di sana saya dapat menemukan definisi terbaik komunikasi yang sesungguhnya, yakni “berkomunikasi dari hati ke hati”.
Dalam sebuah bab pertemuan itu, secara khusus aku pahami bahwa:
1 Mempraktikkan bahwa kasih Allah itu bersifat Afektif dan Efektif
2 Kristus Hidup dan berkarya melalui perantaraan kita sebagai umat manusia
3 Berusahalah agar kita dapat membawa Tuhan kepada setiap pribadi agar sama-sama merasakan kehaditan Yang Maha Kuasa.
4 Kita sebagai kaum muda harus dapat keluar dari our comfort zone untuk spread our positive vibe for each other through pelayanan, kepedulian, kepekaan kita anytime dan anywhere.

Selain itu, kami diajak untuk memahami spiritualitas St. Vinsensius dan Keutamaan Visensian yang merupakan pondasi kita sebagai Keluarga serta Kaum Muda Vinsensian.
Salam Vinsensian