Kepedulian Sosial yang Membuka Banyak Pintu

pexels-lucanardone-3651618

Kepedulian sosial yang membuka banyak pintu

HARI BIASA
Markus 8:1-10

Yesus menaruh belas kasihan terhadap banyak orang, Dia berbagi sukacita dan kesulitan mereka mulai dari kebutuhan yang paling mendasar yakni makan. Para murid bingung karena mereka hampir tidak memiliki apa-apa untuk diberikan. Yesus tidak khawatir akan hal ini; justru sebaliknya, Ia mengambil roti, memecah-mecahkannya dan semua orang bisa makan.

 

Dalam peristiwa ini membantu kita untuk fokus pada dua aspek. Yang pertama konkretnya mengikut Tuhan. Menanggapi panggilan berarti dipanggil untuk berbagi, bahkan dalam dimensi yang paling konkret, makan, minum, kebutuhan material. Aspek kedua adalah bahwa Tuhan menolong kita untuk memahami bahwa apa yang sedikit yang kita miliki akan menjadi banyak jika kita berbagi. Relasi yang terdesentralisasi, di mana orang-orang saling memberi dengan murah hati, baik secara materi maupun kemanusiaan, akan menciptakan sebuah lingkaran yang baik dan membuka berbagai kesempatan.

Category: