Melaksanakan Kehendak Yesus

pexels-jibarofoto-1606624

Melaksanakan Kehendak Yesus

Hari Biasa Pekan Prapaskah IV
Yohanes 5:17-30

Penginjil Yohanes mengatakan sesuatu yang sangat penting tentang relasi antara Anak dan BapaNya. Sebuah ungkapan yang mengundang tanya dan bisa jadi mengundang protes. “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga”. Cara pandang Yesus mengenai Allah dan mengenai Diri-Nya sendiri itu, tidak dapat diterima oleh orang-orang Yahudi. Bahkan mereka berusaha untuk membunuh Yesus. Hal ini jelas bertolak dari ketidakpahaman mereka tentang peran Yesus dan karya-Nya dalam menghadirkan keselamatan dan kerajaan Allah. Yesus dinilai secara sepihak menyamakan diri dengan Allah.


Karena mereka tidak mampu memahami kuasa yang ada dalam diri Yesus, maka Yesus memberikan penegasan bahwa Ia sesungguhnya adalah Anak Allah yang diutus untuk mengerjakan apa yang menjadi kehendak Allah Bapa-Nya. Bahkan Ia juga menegaskan bahwa Bapa mengasihi-Nya sebagai Anak dan memberikan kuasa untuk mengerjakan suatu pekerjaan yang luar biasa yaitu membangkitkan dan menghidupkan siapa saja yang percaya kepada-Nya. Yesus menyatakan dengan tegas bahwa Dia adalah milik Allah Bapanya. Maka apa yang dikehendaki oleh BapaNya itulah yang dikerjakanNya.


Melalui sakramen Baptis kita semua telah diangkat menjadi anakNya. Sebagai seorang anak kita juga hendak melaksanakan apa yang dikehendaki oleh Yesus. Mencintai yang dicintainya seperti yang diharapkan oleh St. Vinsensius dari kita para pengikutnya “Marilah menghayati semangat Yesus agar bisa meneladani tindakanNya, karena tidak cukuplah berbuat baik, tetapi perlu melakukannya dengan baik sesuai teladan Yesus.”


Salam Vinsensian

Category: