Totalitas diri kepada Allah

pexels-lstan-11150628

Totalitas diri kepada Allah

Pekan Biasa XX
Mat 19:16-22

Selamat pagi saudara-saudari. Semoga hari ini penuh dengan berkat Tuhan dalam hidup dan perutusan kita. Injil Matius hari ini menceritakan kepada kita tentang seorang muda yang bertanya kepada Yesus. “Perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Jawaban orang muda menunjukkan bahwa ia mampu melakukan semua perintah hukum taurat. Yesus tahu segala sesuatu dan ia menunjukkan bahwa ada satu hal yang belum dilakukan olehnya yakni melepaskan diri dari kelekatan (detachment). Yesus memintanya, “Pergilah, jualah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin… Kemudian datanglah dan ikutlah Aku”. Menjual segala milik berarti memberikan seluruh hati kepada Kerajaan Allah. Totalitas diri untuk mengikuti Yesus menjadi sulit diwujudkan ketika kelekatan-kelekatan masih ada dalam diri kita. Kelekatan tidak selalu dalam bentuk materi tetapi bisa juga dalam hal relasi, hobi, rasa khawatir yang terlalu sehingga sulit untuk pasrah.


Saudara-saudari yang terkasih, mungkin kita juga mempunyai pengalaman yang sama dengan orang muda dalam injil. Kita sudah terbiasa berbuat baik, membantu orang sakit dan miskin tetapi mungkin ada kelekatan yang membuat kita sulit untuk mengalami hidup bahagia. Mari kita mohon bantuan Roh Kudus agar kita dapat melepaskan diri dari kelekatan hidup. Apa yang ada pada kita kiranya dapat berguna untuk orang lain terutama orang-orang miskin.

Category: