
Hati yang Menjadi Bait Allah
Pesta Pemberkatan Gereja Basilik Lateran
Yohanes 2:13–22
Saudara dan saudari yang dikasihi Tuhan,
Yesus marah ketika melihat Bait Allah dijadikan tempat berdagang. Ia mengusir semua orang yang menjadikan rumah doa sebagai tempat mencari untung. Lalu Ia berkata, “Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali.” Para murid baru mengerti kemudian bahwa yang dimaksud Yesus adalah tubuh-Nya sendiri. Dialah Bait Allah yang sejati.
Hari ini Gereja merayakan Pesta Pemberkatan Gereja Basilika Lateran, yaitu gereja katedral Paus di Roma lambang kesatuan seluruh umat Katolik di dunia. Basilika Lateran mengingatkan kita bahwa gereja sebagai bangunan hanyalah tanda dari Gereja yang sejati, yaitu umat Allah sendiri. Yesus mengingatkan kita bahwa yang paling penting bukan hanya keindahan gedung gereja, tetapi kekudusan hati tempat Allah tinggal.
Bersihkan hati dari keserakahan, iri hati, dan kebiasaan yang menjauhkan kita dari Tuhan. Rawatlah hati dengan doa, sakramen, dan kasih kepada sesama. Jadikan setiap pertemuan, rumah tangga, dan komunitas kita sebagai tempat Allah hadir.
Merayakan Basilika Lateran berarti kita bersyukur atas Gereja yang menjadi tanda kehadiran Allah di dunia, sekaligus diingatkan untuk terus membangun “basilika kecil” dalam diri kita, hati yang bersih dan penuh kasih, tempat Allah berdiam dan mempersatukan kita semua. Berkat Tuhan menyertai kita. Amin