Membawa Harapan dalam Perjumpaan

pexels-mary-taylor-5896619

MEMBAWA HARAPAN DALAM PERJUMPAAN

Hari Kelima dalam Oktaf Natal
Lukas 2:22-35

Salam Vinsensian sahabat Rehavin yang terkasih dalam Kristus.

 

Penantian Simeon akan kedatangan Sang Mesias yaitu yang diurapi oleh Allah telah menjadi nyata dalam perjumpaannya dengan Yesus di Bait Allah ketika Yesus dipersembahkan kepada Allah sesuai dengan ketentuan hukum Taurat oleh orang tuanya. Perjumpaan antara Simeon dengan Yesus menjadi tanda harapan yang tidak mengecewakan bagi mereka yang menanti dengan penuh iman dan yang menaruh kepercayaannya hanya pada Tuhan saja serta hidup dalam kebenaran yang datang dari Allah.

 

Situasi “menanti” juga kita alami sebagaimana yang dialami oleh Simeon yaitu menantikan Sang Juruselamat dan yang kini telah ada bersama dengan kita. Harapan yang telah menjadi nyata dengan kehadiran Yesus, memanggil kita untuk membawa kehadiran-Nya dalam misi hidup kita sehari-hari yaitu menjadi tanda harapan akan keselamatan. Menjadi tanda harapan bisa kita usahakan dengan membangun situasi damai dalam diri sehingga apa yang keluar melalui kata-kata dan sikap hidup kita menjadi cerminan hidup beriman kita, dimana setiap pribadi yang ada bersama dengan kita juga merasakan damai yang ada dalam diri kita yaitu situasi kelegaan dalam kepenuhan akan kasih Tuhan, situasi kesatuan dengan Tuhan yang menguatkan iman untuk setia dan tekun berjalan bersama dengan Dia dalam banyaknya realitas tantangan saat ini yang tidak jarang menghadirkan banyak kegelisahan, kekuatiran bahkan mungkin juga ketakutan akan hari-hari mendatang dan mungkin juga ketidakpedulian akan apa yang perlu untuk menopang kehidupan bersama yang berkelanjutan.

 

Mari berjuang bersama untuk saling menguatkan dalam iman di tengah situasi zaman yang terus menghadirkan tantangan, yang memanggil kita untuk saling menyelamatkan. 

 

Tuhan memberkati kita semua.

Category: