Meluaskan Rantai Kepedulian

business-insurance-concept-with-wooden-figures-people-red-heart-close-up

Meluaskan Rantai Kepedulian

Hari Biasa Sesudah Penampakan Tuhan
Lukas 4:14-22a

Yesus dalam khotbahnya di rumah Ibadat menyatakan misi-Nya di hadapan banyak orang. Ia datang untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin. Cara hidup Yesus ingin menunjukkan pribadi Allah yang mengayomi. Dia datang untuk menemani dan menuntun mereka yang lemah menuju kepada kesembuhan. Kemiskinan manusia bukan hanya soal materi tetapi juga soal perhatian, dan hidup rohani.

Di zaman modern ini, tawaran dunia seringkali membuat seseorang tidak sadar akan kemiskinan yang dialami sesamanya atau dirinya sendiri. Kemajuan dunia sangatlah baik tetapi perlu disikapi dalam terang iman. Ketika manusia larut pada tawaran dunia ia akan larut kepada pemenuhan diri sendiri daripada peduli dengan sesamanya. 

Kedatangan Yesus di dunia ingin memberikan contoh sikap dan perbuatan kepada manusia. Yesus yang datang untuk menyebarkan rantai kepedulian antar manusia. Pertanyaan bagi kita, apakah kita yang hidup di dunia saat ini sudah meneruskan rantai kepedulian itu. Hidup di dalam kasih merupakan cara meneruskan rantai kepedulian itu. Dengan kasih kita dapat menghibur mereka yang kesepian, kasih dapat menuntun mereka yang terjebak dalam kegelapan dapat melihat belas kasih Allah. 

Yesus ingin kita dapat bekerja sama untuk meluaskan rantai kepedulian antar manusia. Hal ini untuk menjaga agar setiap pribadi manusia dapat selalu melihat penyertaan Tuhan. Kita sebagai orang Katolik diutus untuk menampakkan wajah Tuhan dalam setiap sikap dan perbuatan kita kepada sesama. Semoga permenungan akan Sabda Tuhan hari ini menguatkan kita dalam perutusan kasih.

Category: