
Hati yang Mau Mendengarkan
Hari Sabtu Pekan Prapaskah IV
Yohanes 7:40-53
Injil hari ini sangat dekat dengan kehidupan kita, dimana manusia sering kali menghakimi sesamanya hanya berlandaskan “katanya” tanpa menyelami kebenarannya. Sama seperti kehidupan rohani kita, ada kalanya kita seperti orang-orang Farisi yang merasa angkuh, merasa sudah tahu segalanya sehingga kita tutup telinga terhadap sapaan-sapaan Tuhan dalam hidup kita. Bagaimana kita bisa menerima kebenaran jika kita tidak menata hati untuk mau mendengarkan?
Mari kita belajar dari penjaga-penjaga Bait Allah. Dalam kesederhanaan dan kerendahan hati, mereka mampu merasakan hadirat Tuhan. Hari ini, kita diajak untuk menanggalkan ego dan ‘keakuan’ kita, agar kehendak Tuhanlah yang benar-benar menuntun hidup kita.