
Menjadi Roti yang Terpecah
Kamis Putih
Yohanes 13:1-15
Saudara-saudari seiman yang terkasih dalam Tuhan. Hari ini adalah hari penuh hikmat, kita memperingati perjamuan terakhir Yesus bersama para murid-Nya, penetapan Ekaristi, dan pembasuhan kaki sebagai lambang pelayanan kasih.
Dalam Injil hari ini, Yesus memilih untuk membasuh kaki murid-murid-Nya. Ia juga memberi mereka makan bukan hanya dengan makanan jasmani, tetapi juga dengan makanan rohani. Ini adalah momen untuk meneladani Yesus yang memberikan diri sepenuhnya melalui pelayanan dan pengorbanan. Kita diajak menjadi “Ekaristi” bagi sesama memberi diri tanpa perhitungan dan merenungkan kasih Allah yang menyelamatkan. Sukacita bekerja di ladang Tuhan sebagian besar berasal dari melayani orang lain, bukan dari dilayani. Namun, ini hanya mungkin melalui hati yang rendah hati yang siap melayani.
Apakah kita sudah siap untuk melayani sesama dengan tulus, bahkan ketika itu menuntut pengorbanan diri? Maukah kita menjadi “roti yang terpecah” bagi mereka yang membutuhkan di sekitar kita?