
Pintu yang benar
adalah jalan yang benar
Hari Minggu Paskah IV – Hari Minggu Panggilan
Peringatan Bt. Chiara Bosatta, D.S.M.P.
(Orang Kudus Vinsensian)
Yohanes 10:1-10
Dalam permainan games ada disebut Gembala dan Domba. Cara bermain sebagai berikut: 10 orang anggota disuruh berbaris menjadi satu baris memanjang ke belakang dengan menutup mata menggunakan kain yang cocok kecuali orang paling belakang. Orang yang dibelakang memegang pundak yang didepan secara bergiliran. Peserta paling belakang tugasnya memimpin perjalanan peserta atau domba ke tempat lain. Si gembala memulai melakukan tugasnya menuntun dombanya ke tempat yang sudah ditentukan. Dalam perjalanan ternyata barisan yang kelima dari depan keluar dari kelompoknya dan akhirnya terpisah dari temannya dan bahkan mengalami luka karena jatuh dan karena kurang mendengarkan aba-aba dari gembalanya dengan baik sementara yang lain tiba ditempat dengan benar dan bersukacita.
Saudara saudari terkasih, Yesus sangat tegas mengatakan bahwa Dia- lah pintu bagi domba, agar domba itu tetap di jalan yang benar. Melalui Dia-lah ada jalan keselamatan. Sebagai bukti nyata jalan keselamatan itu adalah Yesus wafat di kayu salib mengorbankan nyawa-Nya untuk keselamatan kita. Cinta-Nya yang sangat dalam menghantar orang yang percaya menuju jalan ke keselamatan dan kebenaran itu. Sesungguhnya sudah jelas dan sangat terang dalam diri Yesus tentang jalan kebenaran, tetapi entah mengapa masih banyak orang lebih nyaman melewati jalan kegelapan, tinggal dan hidup dalam kegelapan yang menjauhkan manusia dengan Tuhan. Semoga Yesus yang adalah jalan kebenaran dan keselamatan ini menjadi pilihan yang pasti dan harus kita ikuti sebagai Katolik yang sejati. Tuhan memberkati.