Mengapa Memilih Menjadi Martir?

pexels-cottonbro-9577052

Mengapa Memilih Menjadi Martir?

Perayaan Wajib St. Karolus Lwangga, dkk.
 Markus 12:18-27

Dalam Bacaan Injil, Yesus dalam dialogNya dengan orang-orang Saduki yang tidak percaya pada Kebangkitan menegaskan  bahwa Allah adalah Allah orang hidup, dan Kebangkitan adalah janji Tuhan yang pasti. Di sini Tuhan Yesus mengingatkan kepada kita bahwa hidup kekal adalah karena iman kita kepada Allah dan KasihNya. 

 

Seperti yang diteladankan oleh St. Karolus Lwanga dan kawan-kawannya; Mengapa mereka pilih jalan menjadi martir?; Karena mereka rela bersaksi tentang kebenaran Kasih Kristus di hadapan manusia yang mencintai kejahatan (seperti: menindas, sombong dengan dengan orang lain, rakus terhadap milik orang lain, dan lain-lain). Mereka masih muda tapi sungguh imannya teguh kepada Kristus Sang Penyelamat.

 

Karena itu mari kita meniru teladan hidup mereka, hendaknya kita harus hidup berlandaskan kebenaran iman kita dan tidak takut untuk bersaksi tentang kasih Allah. 

 

Pertanyaan refleksi: Bagaimana dengan kita, siapkah kita memberi kesaksian tentang Kebenaran Kristus?

 

Mari kita memohon rahmat Tuhan agar memberikan kita kekuatan dan keberanian untuk menjadi saksi kebenaran KasihNya bagi dunia ini. Amin.

Category: