Kehadiran yang Membebaskan

pexels-kampus-6299265

kehadiran yang membebaskan

HARI BIASA
Yohanes 2:1-11

Betapa bahagia dan sukacitanya hidup ini, manakala seseorang yang kita rindukan hadir di tengah-tengah kehidupan kita karena kehadirannya membebaskan kita dari kesulitan dan hambatan dalam perjalanan perutusan kita. Demikianlah Ibu Maria tercinta, Maria ibu Yesus sangat berperan kehadirannya dalam pesta di Kana ketika yang punya pesta pernikahan kekurangan anggur untuk diminum para undangan. Ibu Maria memiliki kepekaan yang tinggi meminta bantuan Yesus anaknya untuk mengubah air menjadi anggur. Karena ibu maria memiliki kedekatan batin dengan Yesus, maka Yesus berusaha melakukannya meski belum waktunya. 

Dalam hidup bersama dan dalam perutusan tidak selalu mudah atau ada kalanya banyak tantangan. Apakah kehadiranku atau kehadiran kita sebagai pembebas atau sebaliknya sebagai pembelenggu. Bentuk-bentuk kehadiran bisa bermacam ragam, bisa menjadi pendengar yang baik bagi saudari dan saudara kita yang mengalami kepenatan hidup, sebagai peneguh bagi yang ragu-ragu dalam hidup  panggilan  supaya berani berjuang dan tidak selalu mengeluh, memberikan peneguhan untuk berpikir positif dan optimis dalam hidup. Dalam hal apa kehadiranku sebagai pembebas? Atau sebaliknya kita malah sibuk, gelisah dan menjadi provokator?

Category: