
Memiliki sikap sebagai seorang anak
Peringatan Wajib St. Alfonsus Maria de Liguori,
Uskup dan Pujangga Gereja
Matius 13:54-58
Sahabat Vinsensian yang terkasih,
Secara insting kita diajarkan untuk menilai segala sesuatu dari hal-hal yang tampak dalam hidup kita sehari-hari. Suka tidak suka, terima atau tidak, begitulah sifat dasar kita sebagai manusia. Injil hari ini mengingatkan kita akan kelemahan yang begitu mendasar dalam diri kita tersebut. Yesus tidak bisa berbuat banyak di tempat asal-Nya karena orang-orang disana sudah lebih dahulu menghakimi siapa sosok Yesus dan menolak untuk percaya akan karya-karya Yesus.
Hal ini pula yang seringkali membuat kita tidak bisa mendapatkan kepenuhan rahmat dari Allah karena kita secara tidak sadar meragukan kemahakuasaan Allah. Kita seringkali menilai cara kerja rahmat Allah menurut cara pandang kita sebagai manusia. Untuk bisa mendapatkan kepenuhan rahmat penyelenggaraan Ilahi, hendaknya kita mempunyai sikap seperti seorang anak yang mampu percaya dan berserah kepada Allah di dalam seluruh hidup kita. Dengan memiliki sikap sebagai seorang anak, kita akan bisa bekerja sama dengan Allah untuk mengejawantahkan karya keselamatan Allah bagi kita dan seluruh umat manusia.
Tuhan memberkati.