Mengarahkan Hati Kepada-Nya

ChatGPT Image Jan 1, 2026, 08_08_13 PM

MENGARAHKAN HATI KEPADA-NYA

Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah
Lukas 2:16-21

Salam Vinsensian sahabat Rehavin yang terkasih dalam Kristus.

Para gembala bergegas menuju Betlehem setelah mendengar kabar sukacita dari para malaikat. Mereka menemukan Maria, Yusuf, dan Bayi Yesus, Sang Juru Selamat, dalam kesederhanaan palungan. Tanggapan para gembala sederhana namun mendalam: mereka datang, melihat, percaya, lalu mewartakan. Kemudian, Maria menyimpan segala perkara itu dalam hatinya dan merenungkannya. Kisah ini menunjukkan bahwa perjumpaan dengan Yesus selalu menggerakkan dua hal: pewartaan dan permenungan. Kita dipanggil untuk bersaksi dengan kegembiraan, namun juga untuk menyimpan dan merenungkan Sabda Tuhan dalam batin agar terus diarahkan oleh-Nya.

Pada hari kedelapan, Yesus disunat dan diberi nama “Yesus”, nama yang mengungkapkan misi-Nya: Tuhan menyelamatkan. Nama itu mengingatkan bahwa sejak awal hidup-Nya, Ia datang untuk membebaskan dan memulihkan manusia. Permenungan ini mengajak kita untuk menghidupi nama Yesus dalam keseharian: membiarkan Dia menyelamatkan bagian-bagian hidup kita yang gelap, serta menjadi tanda keselamatan bagi sesama melalui hal-hal kecil, sederhana, dan yang mungkin kita lakukan dengan hati penuh sukacita dalam ketaatan kepada-Nya. Seperti para gembala yang membawa sukacita dan Maria yang hidup dalam keheningan doa, kita pun dipanggil untuk menggabungkan keduanya: hati yang selalu mengarah kepada Allah, merenungkan Allah dan langkah yang selalu mewartakan kasih-Nya.

Tuhan memberkati kita semua.

 

Category: