Kaum Miskin adalah Tuanku dan Guruku

pexels-shiwa-3593514

Kaum miskin adalah
tuanku dan guruku

Hari Minggu Paskah VI
Yohanes 14:15-21

Sahabat Vinsensian terkasih,

Sudahkah kita mengucap syukur hari ini…


Injil hari ini mengajarkan kepada kita tentang pentingnya kasih dan keteguhan dalam iman. Tuhan Yesus menyatakan bahwa ketika kita mengasihi-Nya, maka kita akan menuruti segala perintah-Nya. 
Jelas, Pesan Yesus ini mengandung arti yang sangat mendalam. Mencintai Yesus artinya taat untuk mengikuti dan menjalani perintah-Nya. Kasih kepada Kristus bukan cuma sekedar kata-kata, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata yang mencerminkan ketaatan dan kesetiaan kepada Allah. 


Saudaraku yang dikasihi Tuhan,

salah satu kekuatan yang dimiliki gereja sampai saat ini adalah cinta kasih. Kalau orang sungguh-sungguh membangun cinta, membangun kasih dalam kebersamaan, maka badai apapun akan bisa dilalui. Namun sayangnya, jaman ini cinta kasih hanya berakhir pada rangkaian kata-kata indah, tetapi meredup dalam praktek kehidupan menggereja, keluarga, dan komunitas. 


Santo Vinsensius mengajarkan “Kaum miskin adalah Tuanku dan Guruku,” m
aka saya mengajak anda semua untuk mengasihi Tuhan Yesus dengan cara mencintai dan melayani kaum miskin. Kita berusaha menjadi jembatan kasih Allah dengan hadir dan terlibat aktif dalam karya-karya pelayanan. Melalui perjumpaan, sapaan, doa, dan bantuan yg kita berikan dengan tulus,  akan membuat kasih Allah semakin nyata pada mereka. 

Tuhan memberkati.

Category: