
kasih yang tulus
berarti kasih tanpa batas
Peringatan St. Yohanes Gabriel Perboyre, CM
Orang Kudus Vinsensian
Lukas 6:27-38
Injil hari ini berbicara tentang kasih. Kasihilah musuh-musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu, berkatilah mereka yang mengutuk kamu, berdoalah bagi mereka yang berbuat jahat kepadamu. Kasih tanpa batas ini ditempa oleh Tuhan dalam perjalanan hidup kita. Kasih tanpa batas inilah yang harus kita berikan kepada siapapun. Membalas kasih atau menuntut balasan atas kasih itu wajar. Namun bagi murid Kristus kasih lahir dari diri dan mengalir kepada semua orang tanpa kecuali dan tanpa mengharapkan balasan.
Jika kita masih menggunakan prinsip keadilan atau balas jasa, maka kasih kita itu belum tulus alias masih dangkal dan belum layak disebut pengikut Kristus. Kasih menurut St. Vincentius adalah kasih yang konkrit, aktif, penuh pengorbanan dan diwujudkan dalam pelayanan kepada sesama sebagai wujud cinta kepada Allah. Ia mengajarkan bahwa kasih sejati itu harus ditunjukkan dalam Tindakan, terarah kepada yang miskin dan terlupakan, dan menjadi dasar dari semua kehidupan dan panggilan Kristiani.