
Panggilan untuk terus bertobat, bertumbuh, dan berbuah
HARI BIASA
Mrk 1:14-20
Sebagai orang Katolik, apapun yang kita kerjakan, apapun profesi kita, panggilan kita sebagai pengikut Kristus adalah panggilan untuk terus mau bertobat, bertumbuh, dan berbuah.
Panggilan Yesus kepada para murid yang pertama; “Mari ikutlah Aku, dan kalian akan Kujadikan penjala manusia”, adalah panggilan yang selalu relevan untuk kita manusia, untuk segala generasi, di segala jaman.
Sikap para murid pertama yang menanggapi panggilan Yesus dalam bacaan Injil hari ini mungkin terasa sangat mudah dan mengalir begitu saja untuk mengikuti Yesus. Tanpa pikir panjang mereka segera meninggalkan pekerjaan lama sebagai nelayan dan juga keluarganya. Namun jika direfleksikan lebih dalam, secara manusiawi, jawaban Ya untuk ikut Yesus itu tentu disertai sikap batin yang tidak menentu; galau, khawatir, tidak jelas mau apa dan ke mana. Tentu semua ketidakjelasan itu ada di dalam benak para murid. Namun yang pasti, ketidakpastian itu mereka dasarkan pada sikap keterbukaan hati untuk percaya pada Yesus, keterbukaan hati untuk mau menjadi manusia baru, keterbukaan hati untuk tidak egois, selalu bertobat, dan menjadi berkat bagi sesama.
Sikap dasar yang sama inilah yang perlu kita miliki sebagai orang yang mengaku mengikuti Yesus. Apapun profesi dan pekerjaan kita, dimanapun kita berada, entah kita dalam kekhawatiran dan ketidakpastian; panggilan kita sama; selalu percaya akan penyertaan Yesus, terbuka untuk bertobat, menjadi manusia baru, dan menjadi berkat bagi sesama dan seluruh alam ciptaan. God bless.