Perutusan

pexels-anastasiya-pavlova-17630119-13045710

PERUTUSAN

Hari Biasa Pekan Paskah IV
Yohanes 13:16-20

Sebagai seorang pelayan, kadang-kadang ada godaan untuk menampilkan karya dan diri sendiri. Orang bisa saja berselimutkan pada pelayanan untuk mengangkat atau menonjolkan dirinya sehingga melupakan pewartaan tentang Tuhan sendiri. Tugas sebagai seorang murid atau utusan yang menghadirkan Allah kepada sesama menjadi pudar. Orang menjadi tidak fokus dalam pelayanannya.


Saudara/i terkasih, Injil hari ini menunjukkan bahwa seorang hamba itu tidak lebih besar atau lebih tinggi daripada tuannya. Pelayanan kita sebagai utusan pertama-tama bukan mencari nama atau popularitas diri kita tetapi untuk kemulian Tuhan. Meskipun kadang-kadang ada banyak godaan bahwa kita merasa lebih hebat, pandai dan popular di kalangan umat beriman. Kita diingatkan untuk menjadi pribadi yang rendah hati dan mawas diri dalam perutusan kita. 


Bagi Vinsensius, penting sekali seorang pelayan itu memiliki kerendahan hati. Dalam suratnya, Vinsensius mengingatkan kita, yakni “Oh! Betapa sulit menjumpai seorang yang benar-benar pandai dan sekaligus benar-benar rendah hati!” (DBSV. V, 174). Kerendahan hati seorang pelayan menjadi kunci untuk pewartaan kepada orang miskin. Pewartaan yang mengantar orang pada Kristus sendiri. Mari, kita fokuskan pelayanan kita pada Tuhan sendiri agar kita pun bersatu dengan-Nya. Tuhan memberkati. Amin

Category: