
Belas kasih sebagai
perwujudan cinta
Pekan Biasa XV
Matius 12:1-8
Salam Vinsensian
Tuhan Yesus mengingatkan suatu firman yang menyatakan: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan. Yesus ingin agar manusia menunjukkan belas kasihan kepada sesama, bukan sekadar memberikan persembahan, atau sekedar menjalankan kewajiban keagamaan saja. Belas kasihan ini menunjukkan bahwa cinta kasih Tuhan telah mengalir melalui diri orang tersebut kepada sesamanya yang menderita. Kita menyampaikan kasih Tuhan kepada sesama, bukan hanya sekedar memberi tetapi karena kita merasa sudah lebih dahulu dicinta oleh Tuhan.
Santo Vinsensius mengingatkan kita “Kesempurnaan doa, sebagaimana kesempurnaan batin, tidak terletak pada doa yang lebih atau kurang agung, tetapi pada Kasih.” Kasih akan selalu menjadikan semua tindakan menjadi lebih hidup dan bermakna. Kasih menjadikan semua karya memiliki gairah dan hasrat dalam mencintai sesama, seperti kita mencintai Dia sang pemilik kehidupan.
Tuhan memberkati.