
Menjaga hati
Pekan Biasa XV
Matius 12:14-21
Salam Vinsensian
Injil hari ini menceritakan kaum Farisi yang bersekongkol hendak membunuh Tuhan Yesus, padahal Tuhan Yesus tidak bersalah justru selalu berbuat baik dengan mengajar dan melakukan berbagai mukjizat. Dalam banyak kejadian, orang yang telah dikuasai amarah akan menjadi gelap mata, kemudian melakukan berbagai cara untuk mempertahankan kedudukan dan gengsinya. Mereka tidak segan untuk merencanakan hal-hal buruk untuk orang lain. Tentu ini dapat menjadi hal yang mengerikan. Untuk itu kita dipanggil agar tetap menjaga hati agar tidak mudah merasa iri dan dengki, tidak berpikiran sempit dan mudah menghakimi orang lain. Kita harus bisa mengakui bahwa orang lain juga dicintai oleh Tuhan, mereka pun diberi berkat berlimpah juga seturut kehendakNya.
Santo Vinsensius memberi kita panduan: “Beranilah mengakui kelalaian dan kesalahan diri kita sendiri” (CCD 9:219). Lebih baik kita melakukan introspeksi diri, mengubah hal-hal buruk dalam diri kita daripada menilai orang lain atau merencanakan hal-hal jahat bagi orang lain. Mari kita memperbaiki diri kita sebelum menuntut orang lain untuk berubah.
Tuhan memberkati.