Tekun Dalam Doa

pexels-bertellifotografia

TEKUN DALAM DOA

Hari Minggu Biasa XXIX
Lukas 18:1–8

Seorang pemuda sedang membangun sebuah usaha untuk masa depannya. Namun belum setahun dia menjalankan usahanya, ia mengalami kesulitan yang parah dalam usahanya, usahanya hampir bangkrut dan semua asetnya terancam disita pihak pemodal. Dalam situasi sulit yang dihadapinya, ia tidak pernah lelah berdoa kepada Tuhan, memohon pertolongan dan keyakinan bahwa dibalik kesulitan pasti ada kemudahan. Ketulusan dan ketekunannya dalam doa membuahkan hasil. Di suatu kesempatan, tak terduga, Ia menerima tawaran kerjasama dari kenalan lamanya, menyelamatkan usahanya dan membuka suatu peluang baru. Hal ini, menjadi bukti bahwa penyerahan diri dan doa yang tulus tidak pernah sia-sia, dan jawaban datang dari tempat yang tak pernah terduga olehnya.


Pada hari Minggu biasa XXIX ini, gereja katolik sedunia sekaligus merayakannya sebagai Minggu Misi. Yesus didalam Injil Lukas hari ini (Luk. 18:1-8), mengajarkan kita pentingnya berdoa dengan tidak jemu-jemu, dan dengan iman yang teguh. Kita belajar dari kisah hidup seorang Janda yang terungkap dalam perumpamaan Injil hari ini; dimana dia terus-menerus datang kepada hakim yang lalim. Ketekunan dan kesabarannya, akhirnya membuahkan hasil, meskipun ia tidak memiliki relasi yang baik dengan hakim tersebut. Doa yang tekun adalah cara yang amat baik memohon keadilan dari Tuhan, walau membutuhkan waktu yang cukup lama, namun Tuhan akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang senantiasa berseru kepada-Nya. Doa bukanlah untuk memaksa Tuhan, melainkan untuk mengenali kuasa dan kehendak-Nya, dan menyerahkan hidup serta keadaan kita kepada-Nya.


Di hari Minggu misi ini, kita semua dipanggil untuk berdoa tanpa henti, tanpa putus asa, dan dengan iman yang teguh, sebab Tuhan adalah Bapa yang sangat peduli. Dia akan menjawab doa-doa kita dengan cara-Nya yang terbaik. Doa adalah proses untuk bertumbuh, dan tentunya selaras dengan kehendak Tuhan, dan untuk itu, marilah kita terus membangun komunikasi dan menjaga hubungan yang baik dan erat dengan Tuhan sendiri. Tuhan memberkati kita.

Category: