Bersaksi dalam Kerendahan Hati

photorealistic-kid-refugee-camp

BERSAKSI DALAM KERENDAHAN HATI

Peringatan Wajib St. Basilius Agung
dan Gregorius dari Nazianze,
Uskup dan Pujangga Gereja
Yohanes 1:19-28

Salam Vinsensian sahabat Rehavin yang terkasih dalam Kristus.

 

Dalam Injil hari ini, Yohanes Pembaptis menunjukkan kerendahan hati yang luar biasa. Ketika ditanya siapa dirinya, ia tidak mencari kehormatan atau pengakuan. Ia hanya berkata, “Aku bukan Mesias… Aku hanyalah suara yang berseru di padang gurun.” Yohanes tahu perannya: bukan untuk menonjolkan diri, tetapi untuk mempersiapkan jalan bagi Tuhan. Ia mengarahkan semua perhatian kepada Yesus. Sikap ini mengingatkan kita bahwa pelayanan yang sejati bukan tentang popularitas atau penghargaan, tetapi tentang menjadi suara yang menghadirkan harapan dan terang bagi orang lain.

 

Dalam semangat Vinsensian, kita juga selalu diajak untuk mengenakan keutamaan kerendahan hati seperti Yohanes Pembaptis: menjadi pelayan yang terbuka dalam mendengarkan, penuh sikap hormat, dan tidak datang untuk mencari diri sendiri melainkan datang dalam kesadaran sebagai utusan yang dipanggil untuk membantu orang-orang kecil mengalami kasih Tuhan yang dekat dengan mereka, melalui kehadiran kita yang kecil untuk menanggapi kemiskinan yang mereka alami. Maka melalui permenungan hari ini, kita diajak bertanya: Apakah kehadiran saya sudah menjadi tanda kehadiran Tuhan yang dekat dengan ciptaan-Nya? Marilah kita menjadikan pertanyaan ini untuk melihat dan membarui cara kita dalam menghadirkan diri sebagai anak-anak Allah.

 

Tuhan memberkati kita semua.

Category: