Melihat Kebaikan dalam Diri Sesama

pexels-cottonbro-3832247

melihat kebaikan dalam diri sesama

Hari Jumat Pekan Prapaskah IV
 Yohanes 7:1-2,10,25-30

Dalam Injil hari ini, yang diambil dari Injil Yohanes, diceritakan bagaimana orang-orang Yahudi berusaha untuk membunuh Yesus Kristus. Namun, tidak seorang pun mampu menyentuh-Nya.


Sering kali, dalam kehidupan sehari-hari, kita pun bersikap seperti orang-orang Yahudi tersebut. Ketika melihat orang lain yang lebih hebat, lebih berhasil, atau lebih dihargai, kita mudah merasa iri dan dengki. Perasaan itulah yang kemudian membuat mata hati kita menjadi tertutup, sehingga kita tidak mampu melihat kebaikan-kebaikan yang ada dalam diri orang lain, baik itu teman, keluarga, maupun sesama di sekitar kita.


Bahkan, tanpa sadar kita bisa merasa bahwa diri kitalah yang paling benar, paling baik, dan paling hebat dibandingkan orang lain. Sikap seperti ini justru menjauhkan kita dari kebenaran dan kasih yang diajarkan oleh Tuhan.


Melalui Injil hari ini, kita diajak untuk membuka hati dan belajar melihat kebaikan dalam diri sesama. Dengan demikian, kita dapat bertumbuh dalam kebenaran dan hidup sesuai dengan kehendak Allah Bapa. Pada akhirnya, kita dipanggil untuk menjadi anak-anak Allah yang mampu menjadi terang dan membawa kebaikan bagi sesama.

Category: