
Percaya Tanpa Tanda
Peringatan St. Anselmus
Yohanes 6:30-35
Orang banyak yang berada di rumah ibadat di Kapernaum menemui Yesus dan meminta Yesus untuk membuat suatu tanda. Mereka ingin melihat kuasa Yesus seperti halnya nenek moyang mereka yang makan manna di padang gurun. Tetapi, Yesus menjawab bahwa roti itu datang dari Bapa-Nya yang ada di Surga. Dan mereka pun meminta untuk diberikan roti itu.
Kita seringkali sama seperti orang banyak yang berada di rumah ibadat di Kapernaum itu. Mereka meminta bukti tanda yang bisa mereka lihat. Mereka masih tidak percaya akan kuasa Tuhan dalam diri mereka. Padahal, setiap hari Tuhan telah membuat tanda dalam diri kita, dan Ia pun hadir dan selalu tinggal dalam setiap diri kita. Hanya saja kita terkadang kurang terbuka dengan kuasa Allah itu. Kita gengsi untuk mengakui bahwa setiap hari Tuhan telah memberikan rahmat keselamatan dalam diri kita.
Dalam bacaan injil hari ini, Yesus menegaskan bahwa diri-Nya adalah Roti Hidup dan barangsiapa yang datang dan percaya kepada-Nya tidak akan lapar dan haus lagi. Dalam hal ini, Yesus sudah menunjukkan keterbukaannya kepada kita, bahwa Ia akan selalu ada dalam setiap langkah hidup kita. Dengan demikian, ketika kita telah memberikan kepercayaan penuh kita akan kehadirat Tuhan, makan kepercayaan itu pun tidak akan sisa-sia belaka.