Ingatlah akan Aku

pexels-pukar-rijal-806274554-25437340

Ingatlah akan Aku

Pekan Biasa XI
Matius 6:24-34

Kalau melihat situasi dunia saat ini, rasanya membuat helaan nafas ini terasa begitu berat dan sesak. Hampir setiap hari yang disajikan realitas-realitas yang menggurat hati, banyak ketidakadilan, perang, saling menjatuhkan, korupsi dimana-mana, kekerasan pada anak, pelecehan seksual, degradasi moral, kemiskinan yang tiada ujungnya, gelap rasanya. Situasi ini membuat kita semakin cemas dan gelisah akan hari esok, akan masa yang akan datang. Kita menjadi peragu dan pesimis.


Ketika hidup menjadi kacau, kita cenderung untuk mudah melupakan. Melupakan seberapa jauh kita telah berjalan, melupakan apa yang Tuhan telah lakukan dalam hidup kita. Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus mengajak kita untuk mengingat segala kebaikan Allah, bahwa seluruh alam semesta ini dan isinya Allah pelihara dan lindungi. Yesus mengajak kita untuk mengingat itu semua, mengingat bukan hanya sekedar melihat ke belakang peristiwa-peristiwa yang telah berlalu, tetapi untuk semakin menjangkarkan hati kita kepada Allah. Mengingat Allah menolong kita untuk melihat sebuah kebenaran, mengingat kasih-Nya itu menenangkan ketakutan dan kekhawatiran kita. Ingatlah kembali seruan Yesus, mulai dari burung pipit, bunga bakung, hingga raja Salomo, semua Allah perhatikan dan tidak ada yang luput dari pandangan-Nya. Maka mari kita berhenti sejenak. Marilah mengingat kembali saat kita merasakan Tuhan itu hadir sungguh nyata. Dia hadir memberi kita damai, bisikan lembut bahwa kita tidak dilupakan. Mengingat-Nya memperkuat iman kita, dan kita tidak perlu takut lagi akan hari esok. Kebenaran-Nya akan senantiasa menyertai kita, mencukupkan kita bahkan dalam keterbatasan dan kerapuhan kita sekaligus. Ia sendiri yang akan menyempurnakannya. Jadi, ingatlah Dia selalu.

Category: