Kepercayaan dan Tanggung Jawab dari Tuhan

pexels-umutart-19702414

Kepercayaan dan Tanggung Jawab 
dari Tuhan

PESTA TAKHTA SANTO PETRUS, RASUL
Matius 16:13-19

Dalam Injil hari ini, Yesus mengajukan pertanyaan kepada murid-murid-Nya, “Menurut pandangan kalian, siapakah Aku sebenarnya?” Petrus memberi jawaban tegas, “Engkau adalah Mesias, Anak Allah Yang Hidup.” Berkat pengakuan imannya yang murni ini, Yesus melimpahkan kepercayaan  kepada Petrus: menjadikannya batu karang Gereja dan pemegang kunci Kerajaan Surga. Pada peringatan Tahta Santo Petrus, kita diajak untuk mengingat bahwa setiap kepercayaan dari Tuhan senantiasa disertai tanggung jawab berat. Santo Vinsensius a Paulo juga mengajarkan bahwa kepercayaan yang diberikan Tuhan harus diwujudkan lewat aksi nyata, khususnya dalam pelayanan kepada yang miskin dan yang membutuhkan.

 

Kepercayaan yang diberi Tuhan kepada Petrus adalah bukti kasih-Nya, namun juga panggilan untuk mentaati tanggung jawab sebagai pemimpin setia. Santo Vinsensius menekankan bahwa segala berkat dan kepercayaan yang kita terima wajib diimplementasikan dalam pelayanan kepada sesama. Dengan menerima tanggung jawab ini, kita turut serta dalam misi Kristus, memperluas Kerajaan-Nya di bumi, serta membangun Gereja-Nya lewat kasih dan pelayanan.

 

Sebagai pengikut ajaran Santo Petrus Rasul, kita diajak untuk menyongsong kepercayaan Tuhan dengan komitmen dan kesetiaan. Mencontoh Santo Vinsensius, kita diajak untuk melayani sesama dengan rendah hati dan penuh kasih. Menggunakan bakat, waktu, serta kesempatan yang dianugerahkan Tuhan untuk menjadi batu sandaran bagi yang membutuhkan dukungan. Dengan memikul tanggung jawab ini, marilah kita meneladani Santo Petrus dan Santo Vinsensius, serta memperkuat Gereja sebagai tempat kasih Ilahi hadir di tengah umat manusia.

Category: