
Membantu dan melihat Yesus dalam diri orang yang kita bantu
Pesta Santa Maria Magdalena
Yohanes 20:1.11-18
Hari ini tepat memperingati Pesta Santa Maria Magdalena, ia awalnya adalah wanita pendosa yang diberi pengampunan oleh Yesus dengan mengusir tujuh roh jahat dalam dirinya dan menjadi pengikut setia Yesus mewartakan kasih dan membantu orang yang membutuhkan. Dengan memberikan hartanya, kesetiaan dan ketaatan luar biasa yang ia miliki sungguh menjadi teladan bagi kita.
Maria Magdalena dikenal juga wanita yang lumayan kaya akan tetapi kekayaannya ia gunakan untuk membantu Yesus mewartakan injil dan ia sumbangkan kepada orang yang membutuhkan. Hal ini hampir sama dengan prinsip kita sebagai Vinsensian yang juga memberikan apa yang kita punya untuk membantu orang yang lebih membutuhkan. Hampir sama dengan Magdalena yang awalnya berdosa tetapi juga memberikan yang ia punya. Kita tak hanya memberi ketika kita punya, tetapi kita tetap memberi di tengah kebutuhan kita.
Sebagai Vinsensian, kita juga sering menyempatkan waktu, pikiran, dan tenaga kita untuk membantu sesama kita yang sangat membutuhkan. Tapi kita terkadang lupa untuk menyadari bahwa Yesus sendiri yang ada dalam diri orang yang kita bantu; Sehingga ketika kita membantu, kita juga bertemu dengan Yesus sendiri. Suatu saat kebaikan yang kita berikan akan Yesus kembalikan berlipat ganda dari apa yang telah kita berikan. Jadi apakah kita membantu hanya untuk formalitas atau dengan ikhlas?