Hendaknya Kita Harus Tetap Teguh

pexels-gelgas-401213

Hendaknya Kita Harus Tetap Teguh

PF St. Birgitta, Biarawati
Matius 13:1-9

Benih itu jatuh di pinggir jalan, yang lain jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang lain lagi jatuh di tengah semak duri, Sedangkan benih-benih yang lain lagi jatuh di tanah yang baik lalu berbuah; “Siapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar.” 


Dalam hidup setiap kita manusia mengalami berbagai situasi dan kondisi. Ada suka maupun duka. Kita semua memiliki telinga yang dipasangkan oleh Tuhan. Gunanya pun kita pahami. Namun dalam kenyataan hidup setiap kita masih kurang mempergunakan pendengaran dengan sungguh-sungguh. Maka kita bisa berjalan mengikuti selera kita; Yang mendatangkan kegalauan, kegelisahan bahkan penderitaan. Kita lupa merawat tanah hati kita untuk menghasilkan buah yang baik. Namun Tuhan tetap mengasihi kita. Seberat apapun situasi yang kita hadapi,  tetap kita yakin dan percaya kepada-Nya; Dengan demikian kita mampu menjadi tanah yang subur bagi benih Sabda Allah itu sendiri.  Pertanyaannya, apakah kita siap mendengarkan Tuhan untuk menjadi tanah yang Subur…?

Category: