
KASIH ITU SEDERHANA
Hari Biasa
Markus 9:30-37
“Yesus lalu memanggil seorang anak kecil ke tengah-tengah mereka. Kemudian Ia memeluk anak itu….”
Jaman ini ketika teknologi dan media sosial sudah menjadi bagian dari hidup kita yang tak terpisahkan, kita seringkali terbawa arus di dalamnya. Di media sosial, orang didorong dan terdorong untuk menonjolkan dirinya, berusaha menjadi viral dengan berbagai cara. Saat membuat status atau unggahan apapun di media sosial, kita seringkali menjadi sedih ketika jumlah yang me-like hanya sedikit, kebahagiaan kita kini menjadi hanya tergantung pada apresiasi dari orang-orang yang tidak sungguh nyata, dari jumlah jempol, jumlah like, subscribe dan hal-hal yang maya. Kita menjadi kurang dan mungkin tidak hadir di tengah-tengah orang yang ada di sekitar kita.
Kehadiran kita bagi saudara dan kenalan yang jauh melalui media sosial tidak salah, tetapi Allah ingin supaya kita tidak melupakan mereka yang ada di sekitar kita. Sebagaimana Yesus menghadirkan seorang anak kecil dan memeluknya, hal yang sama juga Tuhan lakukan kepada kita tanpa melihat berapa jumlah postingan, jempol, like, subscribe, jabatan dan harta yang kita miliki, prestasi yang sudah kita raih. Tuhan tidak membutuhkan atraksi hebat kita yang mampu memukau dunia, Tuhan hanya ingin kita hadir dan memeluk semua orang terutama mereka yang lemah dan tak berdaya seperti yang juga telah diteladankan oleh St. Vinsensius.