Seorang Anak yang Percaya kepada Bapa

pexels-pavel-danilyuk-8763204

Seorang anak yang percaya
kepada Bapa

Hari Minggu Biasa XVII
Lukas 11:1-13

Salam Vinsensian,


Teman-teman Vinsensian terkasih, injil hari ini menceritakan murid-murid Yesus yang meminta untuk mengajari mereka berdoa. Dan seperti yg diceritakan di dalam injil tersebut, Yesus mengajarkan doa
“Bapa kami” yang merupakan doa yang begitu familiar bagi kita umat katolik. Kita adalah seorang anak dari sebuah keluarga. Hampir semua dari kita pasti memiliki sosok seorang ayah yang begitu mengasihi dan mencintai kita sebagai anaknya dan begitu bertanggung jawab dalam mensejahterakan dan memastikan anak-anaknya hidup dengan layak dan bahagia. Dalam doa bapa kami ini juga, kita diajak untuk mengingat kembali dan percaya akan penyelenggaraan Allah Bapa yang begitu mengasihi dan mencintai kita apa-adanya. Bahkan di dalam injil ini Yesus memberikan janji bahwa semuanya akan diberikan kepada kita asalkan kita mampu percaya, berserah dan mau mengikuti rencana Allah Bapa di dalam hidup kita, yang sudah pasti adalah sebuah “rancangan damai sejahtera” bagi kita.


Sering kali di dalam hidup, kita lupa bertindak dan bersikap sebagai seorang anak. Kita sering kali terdistraksi oleh standar-standar hidup dunia ini. Kita terlalu khawatir tentang studi, karir, keluarga, keuangan, kesehatan dan lainnya. Oleh
karena hal-hal tersebut, kita lupa untuk percaya dan berserah kepada kehendak Bapa. Kita menjadi begitu keras kepada hidup kita sendiri.


Mari kita kembali kepada realitas kita, berapa pun usia kita, apapun status kita, kita hanyalah seorang anak bagi Allah Bapa. Sebagaimana pada masa kecil kita, kita begitu percaya pada pengasuhan orang tua. Mari kita belajar untuk patuh, percaya dan berserah kepada Bapa atas penyelenggaraan-Nya dalam setiap perjalanan hidup kita. Selalu percaya, bahwa apapun bentuk hidup kita sekarang, Allah Bapa mencintai kita apa adanya dan kita adalah
“rancangan damai sejahtera Nya”.


Tuhan memberkati.

Category: