
Aku Harus Menjadi Terang Yang Bercahaya Dalam Kegelapan Dunia
Hari Kamis Pekan Biasa III
Markus 4:21-25
Dalam Injil Markus 4:21-25, Yesus mengajarkan terang yang harus bersinar. Ia mengatakan bahwa lampu dinyalakan tidak untuk disembunyikan, melainkan untuk menerangi orang lain.
Yesus juga mengatakan bahwa apa yang kita dengar dan apa yang kita lakukan akan diukur oleh Tuhan. Jika kita menggunakan ukuran yang baik dan benar, maka kita akan diukur dengan ukuran yang sama. Jika kita memiliki iman dan kasih, maka kita akan diberikan lebih banyak lagi.
“Dan Ia berkata kepada mereka: ‘ lampu dinyalakan tidak untuk ditaruh di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan di atas meja. Karena tidak ada sesuatupun yang tersembunyi, kecuali untuk dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang dirahasiakan, kecuali untuk diumumkan.'” (Markus 4:21-22)
Apa artinya menjadi terang dalam kegelapan?
Menjadi terang dalam kegelapan berarti kita harus menjadi saksi bagi Tuhan di tengah-tengah dunia yang gelap dan penuh dengan kesulitan. Kita harus menjadi sumber cahaya yang menerangi jalan orang lain, sehingga mereka dapat melihat jalan yang benar dan mengenal Tuhan.
Bagaimana kita dapat menjadi terang dalam kegelapan?
- Dengan cara hidup yang suci: Kita harus hidup yang suci dan tidak bercacat, sehingga kita dapat menjadi contoh bagi orang lain.
- Dengan berbelas kasih kepada orang lain, sehingga mereka dapat melihat kasih Tuhan melalui kita.
- Dengan menyampaikan kebenaran, dan tidak menyembunyikannya, sehingga orang lain dapat melihat kebenaran Tuhan.
- Dengan menjadi teladan sehingga mereka dapat melihat bagaimana kita hidup sebagai pengikut Tuhan.
Apa yang akan terjadi jika kita menjadi terang dalam kegelapan?
- Orang lain akan melihat dan mengenalTuhan melalui kita
- Menjadi berkat bagi orang lain dan membantu mereka dalam kesulitan.
- Menjadi saksi bagi Tuhan dan membagikan kasih-Nya kepada orang lain.
Maka sebagai orang yang telah disucikan oleh Tuhan lewat sakramen Batis dan dan sakramen-sakramen lainnya serta pengajaran-pengajaran gereja, tradisi suci gereja;Terang kita harus bersinar di hadapan orang lain, sehingga mereka dapat melihat kebaikan kita dan memuliakan Tuhan,
Kita harus menggunakan ukuran yang baik dan benar dalam hidup kita, sehingga kita dapat diukur dengan ukuran yang sama oleh Tuhan.
Jika kita memiliki iman dan kasih, maka kita akan diberikan lebih banyak lagi oleh Tuhan.
Semoga Demikian.. Tuhan menerangi hidup kita selamanya.

Tugas dan Cara Hidup sebagai Utusan Tuhan di Ladang Panen
Peringatan Wajib St. Timotius dan Titus
Lukas 10:1-9
Dalam Injil Lukas 10:1-9, Yesus mengutus tujuh puluh dua murid ke ladang panen untuk memberitakan Injil Kerajaan Allah. Ia memerintahkan mereka untuk pergi dengan sederhana, tanpa membawa banyak barang, dan untuk mempercayai bahwa Tuhan akan menyediakan semua kebutuhan mereka.
Yesus juga memerintahkan mereka untuk membawa damai sejahtera kepada orang-orang yang mereka temui, dan untuk menyembuhkan orang-orang sakit. Ini menunjukkan bahwa Injil Kerajaan Allah adalah kabar baik yang membawa damai sejahtera dan kesembuhan bagi orang-orang yang percaya.
Sebagai utusan Tuhan di ladang panen, kita mempunyai tugas dan tanggung jawab yang besar yakni:
- Memberitakan Injil Kerajaan Allah kepada orang-orang yang belum mengenal Tuhan.
- Menyembuhkan orang-orang sakit (fisik, mental, Rohani, sosial) dan melepaskan mereka dari belenggu dosa.
- Membawa damai sejahtera kepada orang-orang yang kita jumpai dan mengenalkan Tuhan kepada mereka.
- Mengajar dan membimbing orang-orang yang baru percaya untuk menjadi murid-murid Tuhan yang setia.
Bagaimana Cara Hidup kita agar Kerajaan Allah dilihat, dirasakan dan dialami oleh orang lain di sekitar kita?
- Hiduplah dengan sederhana dan tidak pamer dan membawa banyak harta benda, sehingga kita dapat fokus pada tugas kita sebagai utusan Tuhan.
- Percaya bahwa Tuhan akan menyediakan kebutuhan kita dan melindungi kita dalam melakukan tugas perutusan kita.
- Mengandalkan doa dan meminta bimbingan Roh Kudus dalam melakukan tugas perutusan kita.
- Menghargai orang-orang yang kita temui dan memperlakukan mereka dengan kasih dan hormat.
- Tetap setia dalam melakukan tugas kita, bahkan jika kita menghadapi kesulitan atau tantangan.
Semuanya itu kita peroleh dengan kekuatan yang kita peroleh dari:
- Membaca Alkitab setiap hari untuk mendapatkan bimbingan dan kekuatan dari Tuhan.
- Berdoa setiap hari untuk meminta bimbingan dan perlindungan Tuhan.
- Bergaul dengan orang-orang yang setia juga dapat menginspirasi dan memotivasi kita dalam melakukan tugas-tugas kita.
- Tetap fokus pada tugas kita sebagai utusan Tuhan dan tidak teralihkan oleh hal-hal lain.
Semoga Tuhan memberkati kita dalam tugas perutusan kita masing-masing. Amin