Yesus Menyembuhkan dan Membangkitkan Harapan

pexels-francesco-ungaro-9890888

Yesus menyembuhkan dan membangkitkan harapan

Peringatan Bt. Giuseppina Nicoli, D.C.
(Orang Kudus Vinsensian)
Markus 5:21-43 

Dua kisah penyembuhan ini memperlihatkan Yesus yang tidak tergesa-gesa, tetapi sungguh hadir. Di tengah kerumunan, Yesus masih memperhatikan satu orang perempuan yang dianggap najis dan tidak layak. Ia juga tidak menyerah ketika semua orang berkata bahwa sudah terlambat bagi anak Yairus.


Yesus mengajarkan bahwa
iman tidak pernah sia-sia, bahkan ketika situasi tampak tanpa harapan. Ia mengundang Yairus untuk tetap percaya meskipun berita kematian sudah datang. Kepada perempuan yang sakit, Yesus berkata: “Imanmu telah menyelamatkan engkau.”


Sering kali kita datang kepada Tuhan dengan iman yang campur aduk: berharap tetapi juga takut. Injil hari ini meneguhkan bahwa Yesus tidak menuntut iman yang sempurna, tetapi
iman yang mau datang dan bertahan.


Hari ini adalah peringatan Beata Yosepina Nicoli. Beata Nicoli adalah seorang Suster Puteri Kasih yang gigih memperjuangkan pendidikan bagi anak-anak dan kaum muda yang buta huruf. Ia mempersembahkan hidupnya bagi sesama tanpa mencari pengakuan. Pelayanannya lahir dari hati yang rela, yang percaya bahwa setiap tindakan kasih sekecil apa pun dapat menjadi terang bagi anak-anak dan orang muda yang tidak berpendidikan yang ia temui, menyelamatkan mereka dari kebodohan. Melalui kegiatan misi umat yang dia ikuti, ia pun membantu menumbuhkan iman para miskin.
Iman yang ia hayati, ia bagikan kepada mereka yang ia temui agar mereka pun mendapat keselamatan. Kegigihannya mendidik anak-anak dan kaum muda membangkitan harapan dan masa depan yang cerah bagi mereka. 


Marilah kita berdoa sebagaimana Suster Yosefina ucapkan ketika menerima komuni terakhir kalinya,
“Terima kasih Tuhanku, Engkau membuat saya merasakan dan menghayati kelemahan saya ini agar saya menyerahkan diri kepadaMu dan mencurahkan hati kepadaMu”.

Category: