Sikap Lepas Bebas

The magical moment of releasing balloons into the sky

Sikap Lepas Bebas

HARI BIASA
Markus 10:17-27

Kaya raya dan berlimpah harta tidak serta merta membuat seseorang hidup tenang dan bahagia. Seperti dalam kisah Injil hari ini, ada seseorang yang berlari-lari untuk menjumpai Yesus dan berlutut dihadapan-Nya dan bertanya apa yang harus dilakukan untuk memperoleh kehidupan kekal. Keinginannya untuk bisa berjumpa dengan Yesus dengan berlari-lari menggambarkan adanya kegalauan dalam batinnya. Ia hidup berlimpah harta dan mentaati semua perintah Tuhan tetapi masih ada sesuatu yang mengganjal dalam hatinya dan membuatnya tidak tenang. Kegalauan dan kesedihannya membuat Yesus menaruh kasih kepadanya dan meminta kepada orang itu untuk Pergi…menjual segala miliknya, membagi-bagikan kepada para miskin lalu mengikuti Dia. Perintah Yesus yang sederhana namun menantang itu membuatnya kecewa dan ia pergi dengan sedih. 

Ada kisah yang mirip dengan pengalaman seseorang di atas namun dengan ending yang berbeda. Adalah seorang perempuan anak satu-satunya  dari keluarga kaya dan terpandang yang  memilih jalan hidup menjadi seorang biarawati untuk melayani orang miskin. Tantangan dari Yesus ditanggapi dengan kebulatan hati, meninggalkan segala sesuatu yang dimilikinya lalu pergi mengikuti Dia. Inilah sebuah keputusan yang mendatangkan kebahagiaan sejati dalam hidupnya. Tentang kebahagiaan sejati, St. Vinsensius mengatakan seperti ini… “Sungguh berbahagialah mereka yang mencurahkan seluruh hidup demi pengabdian kepada Tuhan kita Yesus Kristus, seperti Dia juga telah mencurahkan hidup-Nya demi keselamatan manusia.”

Siapapun kita, mereka entah kaya atau miskin memiliki hak yang sama menjadi murid dan pengikut Yesus yang sejati demi memperoleh kehidupan kekal dalam kerajaan-Nya. Syarat utama memperoleh hidup kekal yang tidak bisa ditawar-tawar, yakni  harus memiliki sikap lepas bebas  dari segala kepemilikan duniawi.  Kata-kata Yesus “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah” sangat jelas menyiratkan apa itu sebuah harapan.

Category: