
HAI ANAK-KU, BANGUNLAH!
HARI BIASA
Markus 5:21-43
Sahabat Rehavin Terkasih, Salam dan Bahagia!
Kisah Yesus menyembuhkan perempuan yang sakit pendarahan, mengungkapkan kuasa keilahian Yesus dan Belaskasih Allah kepada yang kecil, sakit dan terpinggirkan. Kita merasakan sebuah kisah yang sangat menyentuh hati. Yesus Tuhan kita, menyapa, peduli dan menunjukkan belaskasih-Nya kepada seorang wanita yang sakit. Wanita ini pun sembuh dari sakit pendarahan.
Dalam dunia dewasa ini, kita menyaksikan kesibukan, hiruk pikuk manusia. Kita menjumpai banyak orang tidak cukup mengalami sapaan, perhatian, dan kasih dari sesamanya manusia. Ada banyak peristiwa dimana orang sakit, orang tua, orang miskin ditinggalkan sendiri, mengalami sakit, lapar, tidak diperhatikan dan tidak mendapat kasih sayang yang cukup. Di sisi lain, banyak orang hanya sibuk dengan dirinya, keluarga atau komunitasnya. Mereka lupa dengan sesama di sekitar yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
Hari ini Yesus mengajarkan kepada kita tentang arti kepekaan, kepedulian, kelembutan dan belaskasih dalam kehidupan ini. Belaskasih adalah intisari Injil kabar gembira. Kita dipanggil untuk mengalami belaskasih Allah, dan membaginya kepada sesama kita. Kita dapat melatih hati yang berbelaskasih, lewat sikap peka, peduli, lembut seperti Yesus. Para Frater CMM menghayati belaskasihnya secara sederhana, “Kita (Frater) dipanggil untuk mengabdi dan membawa terang, mengucapkan kata-kata yang menyelamatkan, dan mengulurkan tangan yang menolong.” Semoga kita diteguhkan untuk memberi kesaksian belaskasih dalam hidup kita hari ini. Berkat Tuhan berlimpah.