Belajar dari Kesetiaan

pexels-imperioame-26864669

Belajar dari Kesetiaan

Hari Rabu Pekan Biasa IV
Markus 6:1-6 

Yesus ditolak oleh orang-orang yang paling mengenal-Nya. Mereka terjebak dalam gambaran lama dan tidak memberi ruang bagi karya Allah yang baru. Mereka sulit percaya bahwa Allah bekerja melalui pribadi yang tampak biasa. Akibatnya, mereka kehilangan kesempatan untuk mengalami kuasa penyembuhan dan pembaruan. 

Penolakan yang diterimaNya tidak menghentikan Yesus, tetapi justru menegaskan kesetiaanNya pada misi Bapa. Penolakan ini mengajak kita bercermin: apakah kita juga membatasi Tuhan dengan cara berpikir kita sendiri? Apakah kita menolak suara Tuhan karena datang melalui orang atau situasi yang tidak kita harapkan?

Hari ini kita juga belajar bahwa kesetiaan sering diuji justru dalam hal-hal yang sepele, ketika tidak dihargai, tidak dipahami atau merasa sendirian. Kesetiaan di saat-saat inilah yang memurnikan iman kita. Kurangnya iman bukan hanya soal tidak percaya, tetapi menutup diri terhadap kejutan Allah. Tuhan sering bekerja dengan cara yang sederhana, melalui hal-hal yang biasa, bahkan melalui orang-orang terdekat kita.


Marilah berdoa, “Tuhan, lepaskan aku dari prasangka dan kebiasaan yang menutup hatiku terhadap karya-Mu”.

Category: