
Dia tak pernah ingkar janji
HARI BIASA
Markus 10:28-31
Apa yang dikatakan Petrus kepada Yesus adalah ungkapan yang ingin ditanggapi oleh Yesus, Kalau kami ini sudah meninggalkan semua demi ikut Engkau, lantas…bagaimana kami? Meninggalkan semua dirincikan oleh Yesus seperti rumah, keluarga, orang tua, anak-anak atau ladangnya, dan berbagai konsekuensi yang harus dihadapi dan ditanggung. Pernyataan Yesus amat meyakinkan dan memberikan kepastian bahwa janji Yesus tidak akan pernah diingkari-Nya.
Pribadi-pribadi yang mengikuti Kristus sebagai awam atau religius dan kemantapan untuk terus mengikuti-Nya dengan cara hidup masing-masing, pelipatgandaan dari Tuhan amat dirasakan. Dimanapun berkarya, Tuhan mengirimkan orang-orang yang untuk menjadi saudara, orangtua atau keluarga. Melalui mereka yang dikirimkan, Tuhan senantiasa menjaga dan menemani setiap saat, lebih-lebih ketika mendapat kesulitan yang sungguh-sungguh membutuhkan kesabaran dalam menanggung
Meninggalkan segalanya artinya mendapatkan segalanya, inilah rahasia yang dinyatakan oleh Yesus kepada mereka yang melakoni ‘menjadi pengikut Yesus’ dengan setia, tanpa khawatir akan hidupnya. Santo Vinsensius dalam suratnya menulis: “Sungguh, inilah rahasia hidup rohani, yaitu meninggalkan segala sesuatu yang kita cintai, dan menyerahkan diri kita sendiri kepada kehendak-Nya, dengan keyakinan mutlak bahwa dalam segala hal akan terjadi yang terbaik.”