Belajar Untuk Tidak Menghakimi

pexels-shattha-pilabut-38930-135755

BELAJAR UNTUK TIDAK MENGHAKIMI

Hari Biasa Pekan Prapaskah IV
Yohanes 7:40-53

Hidup bersama di zaman sekarang ini memiliki banyak tantangan. Akibatnya tidak jarang penilaian sosial bisa menjatuhkan nama baik seseorang. Bacaan Injil hari ini memaparkan penilaian sosial atau penghakiman dari ahli Taurat dan orang Farisi terhadap Yesus. Mereka sulit untuk menerima Yesus sebagai mesias. Mereka mengenal Yesus pada taraf pengetahuan saja. Mereka mengatakan kepada Nikodemus yang membela Yesus, “Selidikilah Kitab Suci dan engkau akan tahu bahwa tidak ada nabi yang datang dari Galilea.” Di sini mereka yang berkonflik dengan Yesus, mengenal Dia hanya sebatas pengetahuan manusiawi belaka. Benar juga bahwa ilmu pengetahuan dapat membuat manusia hidup dan berkembang. Namun, ternyata hidup dengan ilmu pengetahuan yang tinggi saja tidak cukup.


Sabda Tuhan hari ini mengingatkan kita supaya jangan cepat menghakimi sesama dengan hanya melihat bagian luarnya saja. Kehadiran Tuhan Yesus membawa berkat bagi manusia. KehadiranNya membuka pemahaman baru dalam hidup bersama. Dia menyembuhkan, mengampuni dan membebaskan manusia dari segala dosa. Tuhan Yesus ingin hadir sebagai Mesias di dalam hati terdalam manusia. Masa Prapaskah adalah masa yang sangat indah dimana kita sebenarnya diajak jujur dengan segala kedosaan dan ketidakpantasan kita di hadapan Tuhan. Kita diajak untuk melakukan pertobatan. Pertobatan dalam bersikap dan tidak mudah menghakimi, terus-menerus mengenal Yesus di dalam diri sesama dan betapa pentingnya memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk semakin mengangkat dan menghargai martabat manusia.


Dalam hal ini Santo Vinsensius juga mengingatkan kita agar “Studi akan menjadi sarana bagi kita untuk menuju Allah dan meningkatkan kemampuan kita untuk menghasilkan buah bagi sesama.”


Salam Vinsensian

Category: