
Memikul salib dengan iman, pengharapan dan kasih
Peringatan Wajib St. Dominikus
Matius 16:24-28
“Jika ada jalan yang lebih mudah mengapa memilih jalan yang sulit?”, pernyataan seperti ini sangat ngetrend pada masanya tapi apakah memang begitu? Kehidupan yang sesungguhnya selalu mengalami yang namanya proses. Untuk menjadi dewasa kita memerlukan proses, untuk sampai pada tahap memanen tanaman perlu proses dan banyak hal lain lagi yang bisa kita jadikan bahan permenungan kita tentang proses. Proses memerlukan perjuangan, penyangkalan diri bahkan penderitaan (salib). Setiap manusia di muka bumi ini baik itu beragama atau tidak beragama mengalami yang namanya penderitaan. Bedanya bagi kita sebagai pengikut Kristus adalah kita memilih salib itu dengan cinta, kesadaran serta bebas tanpa paksaan. Yesus menawarkan kepada kita “Jika seseorang mau menjadi pengikut-Ku Ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku“. Kita yang memilih untuk mengikuti-Nya berarti kita siap untuk memanggul salib kita dengan cara yang berbeda yaitu dengan iman, pengharapan dan kasih.