Semangat Persatuan

Handheld footage of man making camp fire for his friends in a cold night.

semangat persatuan

Hari Biasa Pekan Prapaskah V
Yohanes 11:45-56

Nubuat Imam Besar Kayafas menggemakan kembali seruan Yehezkiel beberapa abad sebelumnya. Kayafas bernubuat bahwa Yesus akan mati untuk seluruh bangsa (Yoh 11: 51). Nubuat ini memperlihatkan jiwa pengurbanan Yesus. Melalui pengurbanan-Nya Yesus mengumpulkan dan mempersatukan anak-anak Allah yang tercerai-berai. (Yoh 11:52). Meskipun jalan yang harus ditempuhnya adalah Jalan Penyaliban ke Golgota. 


Bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah mengupayakan persatuan dalam keluarga, pergaulan, komunitas dan karya atau kita cenderung membawa perpecahan? 


St. Vinsensius mengajarkan semangat kasih yang mempersatukan hati orang-orang dengan kehangatan dan keramahan. “Hendaknya kalian hidup bersama seakan-akan hanya mempunyai satu hati dan satu jiwa, agar dengan persatuan hati ini kalian menjadi gambaran yang sejati dari kesatuan Allah.” (DBSV III, 28 – SV IV, 235 – 30 Juli 1651). Beato Frederic Ozanam, Pendiri SSV,  mengajak kita untuk merangkul seluruh dunia dalam jaringan kasih.

Category: