Ia Mengajar dengan Penuh Kuasa

IMG_1307

Ia mengajar dengan Penuh Kuasa

Peringatan Para Imam dan Martir Vinsensian
Bt. Louis Joseph François, CM; Bt. Yohanes Gruyer, CM;
Bt. Petrus Renatus Rogue, CM;
Bt. Yohanes Charles Caron, CM; Bt. Nicolas Colin
Lukas 4:31-37

Injil hari ini menceritakan Yesus yang sedang mengajar di Kapernaum dan banyak orang mengaguminya. Ia mengajar penuh  kuasa. Sabda-Nya merupakan perkataan yang sungguh hidup, yang mengubah hati, dan bahkan membuat roh jahat takluk kepadaNya. Ketika seorang yang kerasukan berseru, Yesus dengan tegas menghardiknya: “Diam, keluarlah daripadanya!” Seketika itu juga roh jahat pergi, tanpa mencelakakan orang tersebut.


Perikop ini mengingatkan kita bahwa Yesus tidak hanya menyampaikan pengajaran, tetapi juga menghadirkan kuasa Allah yang menyelamatkan dan membebaskan. Roh jahat tidak mampu bertahan di hadapan-Nya. Demikian pula dalam hidup kita, seringkali dosa, ketakutan, dan kebohongan serta segala sesuatu yang mengikat membuat kita sulit untuk membuka hati untuk datang kepada Yesus.


Kita lebih mudah terkagum-kagum daripada sungguh percaya. Iman sejati menuntut lebih dari sekadar kagum. Ia meminta kita untuk menyerahkan diri secara total. Kita dipanggil bukan hanya mendengar Sabda-Nya, tetapi membiarkan Sabda itu masuk dan mengusir “roh-roh” yang mengikat hati kita seperti: amarah, dendam, kesombongan hati, kebencian, iri hati, atau sulit mengampuni. Santo Vinsensius berpesan: “Bila kita tergoda untuk menjadi sombong, kita harus menolaknya.. dengan tindakan kerendahan hati dalam batin kita, dengan mengangkat hati kepada Allah sambil mohon keutamaan itu kepadaNya.” (DBSV V, 37) 


Yesus tidak pernah membiarkan kita terus terbelenggu dalam dosa. Dengan penuh belas kasih, Ia ingin membebaskan kita sama seperti Ia membebaskan orang yang kerasukan setan seketika itu juga. Asal kita mau dengan rendah hati membuka diri untuk Tuhan yang hadir di hati kita. Amin

Category: