Hidup dalam Panggilan dan Janji Tuhan

pexels-lucasmenesesphoto-6144105

Hidup dalam panggilan
dan janji Tuhan

Hari Biasa Pekan Paskah III
Yohanes 6:44-51

Panggilan kita sebagai orang Katolik diteguhkan dan dikuatkan dengan Sakramen Baptis. Bagi orang Katolik yang baptis dewasa, sungguh menyadari bahwa menjadi Katolik adalah panggilan dari Yesus. Panggilan untuk mengikuti-Nya secara dekat dan menjadi murid-Nya memberi konsekuensi yang tidak ringan namun juga menjadikan kita hidup dalam janji Yesus. Kita menjadi manusia yang berpengharapan akan janji itu.


Yesus memberikan janji-Nya, “Siapa saja yang percaya, ia mempunyai hidup yang kekal.” Kehidupan kekal ini bukan sekedar cita-cita namun pengharapan. Yesus kembali menegaskan bahwa Dia lah Roti Hidup, roti yang turun dari sorga. Namun Yesus memberikan penjelasan gamblang tentang roti yang akan diberikan kepada kita dan memberikan hidup, yaitu daging-Nya. Daging tidak sekedar fisik namun di sini menunjukkan bahwa seluruh pribadi Yesus itulah roti hidup yang memberikan kehidupan.


Kita telah menanggapi panggilan sebagai murid-Nya melalui Sakramen Baptis dan memperoleh roti hidup itu dalam Sakramen Ekaristi dan penyertaan Tuhan sehari-hari. Tugas kita adalah menjadi murid yang setia dan taat pada kehendak-Nya. Murid yang tidak mencari keuntungan diri, namun murid yang mau berbagi dan bermakna bagi sesama. Sebagaimana Bunda Maria yang tidak hanya menerima rahmat dari Allah namun juga menjadi pengantara rahmat Allah kepada kita, anak-anaknya.

Category: