Kesatuan Tubuh dan Darah Yesus yang Menyucikan

pexels-rdne-5874958

Kesatuan tubuh dan darah Yesus yang menyucikan

Hari Biasa Pekan Paskah III
Yohanes 6:52-59

Bacaan hari ini membawa kita pada permenungan lebih dalam mengenai roti hidup, roti yang turun dari sorga. Yesus membawa kita lebih dalam lagi dari roti hidup dan air hidup ke daging dan darah yang diberikan-Nya untuk hidup kekal. Daging dan darah memberi makna yang lebih mendalam mengenai kesatuan dalam satu tubuh yang utuh.


Kita adalah manusia yang terdiri dari daging dan darah. Hal ini mengingatkan saya akan sebuah lagu dari Belanda yang berjudul “Ik ben maar een mens” yang artinya kurang lebih “Aku hanyalah seorang manusia”. Dalam salah satu baitnya dituliskan “Ik ben maar een mens van vlees en bloed” yang artinya “Aku hanyalah seorang manusia dari daging dan darah”. Lagu itu saya dengarkan ketika saya menonton salah satu acara televisi di Belanda pada Kamis Putih yang berjudul “Passion”. Bagi saya hal ini menarik karena yang menyanyikan adalah tokoh Yudas Iskariot dan dinyanyikan setelah ia menyerahkan Yesus. Yudas seperti ingin menyatakan dirinya sebagai manusia dari daging dan darah artinya manusia tempat salah dan dosa.


Pernyataan Yesus, “Sebab daging-Ku benar-benar makanan dan darah-Ku benar-benar minuman. Siapa saja yang makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam aku dan aku di dalam dia” memberikan pengharapan bagi kita akan kesatuan daging dan darah Yesus dengan kemanusiaan kita. Kita manusia yang terdiri dari daging dan darah, tempat salah dan dosa, dengan kesatuan kita dan Yesus, kita disucikan menjadi anak Allah. Marilah kita membuka hati dan diri untuk menjadi tempat bagi sesama kita yang sedang berada dalam situasi hidup yang kacau dan terpuruk dalam kesalahan dan dosa. Semoga kehadiran kita memberikan pengharapan bagi mereka untuk hidup dalam kesatuan daging dan darah Kristus. Seperti kehadiran Santo Vinsensius bagi Luisa de Marillac yang memberikan daya dan pengharapan untuk keluar dari rasa diri yang tidak berarti dan dihantui oleh dosa dan kesalahan.

Category: